Tampilkan postingan dengan label TIPS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TIPS. Tampilkan semua postingan

Jumat, 23 Juli 2010

MENJADI MUSISI YANG BERKUALITAS

Berbicara tentang musik, Indonesia memang seolah tak pernah kehabisan tunas-tunas kreatiff. Setiap hari semakin banyak bermunculan musisi (band/solo) dari label mayor, dan indie apa lagi. Kalo dikumpulin ada ribuan musisi indie dan puluhan karya di Indonesia. Dari yang standar sampe yang di atas rata-rata. Dari yang alay sampai yang muantab...!!!. Jika anda ingin memenangkan persaingan di dunia musik, wajiblah hukumnya memiliki sesuatu yang menarik, unik dan lain dari pada yang lain, baik itu lagu ataupun performance. Nah dengan begini musik/band akan jadi keren and beda banget. Berikut tips untuk membantu anda mewujudkannya.

Bahan Dasar Pada dasarnya, kekuatan sebuah lagu itu terdapat pada tiga unsur utama : Melody, Lirik dan aransemen. Bahasa dasar dari musik adalah audio. Sehinggga keunikan dan keindahan melody (komposisi nada) menjadi "bahan dasar" yang utama dalam menciptakan sebuah lagu yang bagus sehingga tetap enak didengar meskipun dimainkan tanpa vokal (instrumental). Bahan dasar yang kedua adalah lirik. Banyak penulis lagu yang menciptakan lagu dengan melody yang biasa-biasa saja namun mampu menulis lirik yang sangat spektakuler, sehingga lagunya menjadi hits yang terkenal dan melegenda dari masa ke masa. Bahan dasar yang ketiga terakhir adalah aransemen lagu. Disinilah kita menentukan "packaging" lagunya seperti apa. Genre lagunya apa, instrument yang digunakan apa saja serta bagaimana komposisi dan harmonisasinya. Jarang ada orang yang mampu membuat melody yang unik dan lirik yang bagus secara bersamaan sehingga mereka yang mampu melakukannya dianggap jenius. Namun jika anda kemampuan membuat nada dan lirik anda kurang tajam, hal ini masih bisa kita tutupi dengan pembuatan aransemen
yang menarik.

Proses Memasak JIka anda sudah memahami bahan dasar di atas, yang perlu diperhatikan selanjutnya adalah proses memasaknya atau proses pembuatan lagunya. Sebenarnya gak ada aturan baku dalam bikin lagu, yang penting anda mengerti format yang yg umum dipakai (biasanya Intro+Bait+Reff+Outro atau bagian2 lainnya). Tapi itu tidak mutlak, gunakan saja imaginasi anda. Biarkan ide - ide anda mengalur bebas dan menjadi sebuah karya yang dapat dinikmati.
Berikut beberapa tips cara membuat lagu yang baik :

1. Be Creative..!! Jangan dulu dipusingkan dengan kemungkinan bisa sama dengan lagu lain. Just do it! setelah selesai, baru direview.

2. Coba dengarkan musik sebanyak-banyaknya. Hal ini akan memberikan banyak referensi kepada anda untuk modal membuat lagu sendiri.

3. Musik itu harus punya nyawa. Biarkan lagu itu menceritakan isi hati anda yang ingin anda ungkapkan kepada orang / diri sendiri.

4. Cari tau sampe dimana tingkat musikalitas anda. Mencoba membuat lagu, lalu mengkategorikannya ke dalam musik - musik yang berada di sekitar anda! apakah anda berada dijalur mainstream atau indie.

5. Jangan miskin tema. Anda bisa ambil referensi dari band atau artis lain.

6. Jangan selalu ngikutin band-band yang sudah mempunyai nama besar. Komersil bukan berarti anda harus ikut-ikutan band lain. Tapi untuk mulai dari band referensi juga tidak masalah.

7. Jangan selalu ngikutin lagu-lagu yang lagi ngehits.

8. Kombinasi personil harus ada yang ditonjolkan. Misalnya kalo gitaris anda jago, anda tonjolin sedikit kemampuan gitaris anda.

9. Kalau sudah memiliki musik yang unik, usahakan agar liriknya jangan sampai lemah.

10. Jangan berpikir tipikal. Contoh, anda memikirkan lagu yang disukai anak - anak kuliah itu yang seperti apa ya? Yang disukai ibu-ibu rumah tangga kayak apa ya?

11. Jangan membuat lagu yg terlalu idealis, yang hanya dapat dimengeri oleh anda seorang, tanpa memikirkan orang lain.

12. Jangan sekali-kali mengartikan lagu bagus itu sebagai lagu yang dipenuhi berbagai instrumen. Cuma dengan gitar pun lagu bisa terdengar bagus. Ingat, bagus bukan berarti ramai. Bukan juga berarti juga kaya bunyi.

13. Jangan takut mendengar kritikan orang pada lagu anda. Kritikan itu justru bisa dijadikan modal untuk membuat lagu anda menjadi bagus

Penampilan Anda Kesan pertama begitu menggoda, selanjutnya? Hal ini penting (untuk disesuaikan dengan lagu anda buka untuk gaya - gayaan doank). Penampilan anda akan mencerminkan citra atau image anda. Jadi anda perlu memikirkan kostum apa yang sesuai dengan lagu anda, bagaimana penampilan dan aksi panggung anda, perangkat pendukung yang anda suguhkan dalam setiap penampilan anda, dll. Intinya dalah bagaimana memberikan kesan yang begitu mendalam sehingga membekas di hati para audiens yang menyaksikan penampilan anda.

Rabu, 14 Juli 2010

Perbedaan Mixing dan Mastering

Kalau kamu anak band yang pernah rekaman tentunya sering atau pernah mendengar kata mastering. Apa itu mastering ? Apa perbedaan antara mixing dan mastering ? Proses mastering yang sering disebut orang sebenarnya lebih tepat dikatakan sebagai Pre Mastering. Namun dalam kenyataannya orang lebih cenderung mengatakannya sebagai Mastering daripada Pre Mastering. Secara natural istilah Pre Mastering inipun berubah menjadi Mastering. Mastering adalah tahap akhir dalam proses sebuah musik. Mastering dalam bahasa yang sederhana dapat dikatakan sebagai proses polishing musik. Sama seperti furniture yang dipolish biar kinclong, kamu perlu membuat musik kamu menjadi kinclong. Caranya dengan dikirim ke proses mastering.

Apa perbedaan antara Mixing dan Mastering ? Mixing adalah proses balancing multitracks. Saat kita merekam lagu, kita akan menggunakan banyak track untuk merekam alat-alat musik tersebut. Supaya bunyi menjadi seimbang maka kita melakukan proses mixing. Berbeda dengan mixing, dalam proses mastering kamu hanya menggunakan 1 stereo file. 1 stereo file terdiri dari 2 track yaitu kiri dan kanan. Jadi file yang dikirim untuk mastering adalah final mixing kamu, bukan multitracks atau file mentah hasil rekaman.

Apa yang bisa kamu lakukan dalam proses mastering ? Apa yang hanya bisa dilakukan dalam proses mixing ? Apa yang harus diperhatikan saat mixing ?

Balancing
Balancing adalah proses dimana kamu menyeimbangkan multitracks. Proses balancing hanya bisa dilakukan dalam proses mixing. Apabila ada track yang terlalu kekencangan atau kekecilan, maka kamu perlu untuk memperbaikinya lagi diproses mixing.

Tuning
Wah vokalisku suaranya fales, tuning gitarku rada out. Bisa ngak diperbaiki di proses mastering? Jawabannya TIDAK. Proses tuning hanya bisa dilakukan sewaktu mixing. Oleh karena itu pastikan semua not-not yang kedengaran fales sudah ditune sebelum dikirim ke mastering session.

Sound Kurang Bersih
Kadang kamu merasa sound hasil mixing kamu kurang bersih padahal sound sudah di EQ dan di Filter. Masalah bersih ini dapat diatasi dalam proses mastering.

Sound Kurang lebar
Kok mixingan gue kurang lebar yah, padahal udah dipanning full nih? Don’t worry we can help you to make it wider in the mastering process.

Frekuensi Saling Bertabrakan
Kadang kamu memiliki hingga 100 tracks atau lebih saat rekaman. Mau ngak mau pasti ada frekuensi yang saling bertabrakan satu sama lain. Dalam proses mastering kamu dapat membuat frekuensi tersebut menjadi lebih terbuka dan tidak bertabrakan satu sama lain. Dengan demikian bunyi alat-alat musik menjadi lebih jelas terdengar.

Loudness Level
Apakah sound mixing harus kencang ? Jawabannya TIDAK. Banyak Mixing Engineer yang pengen hasil mixingannya kencang. Ini adalah pola pemikiran yang perlu untuk diperbaiki. Mixing sound tidak harus kencang apalagi sampai menaruh limiter (L1, L2 atau L3) di master fader. Dengan menaruh limiter berarti anda membatasi kerja mastering engineer. Usahakan untuk membuat sound mixing yang bagus tanpa menggunakan limiter. Biarkan masalah kencang ditangani langsung oleh mastering engineer. Saat mixing, sisakan 3-6 dBFS headroom dengan posisi master fader tetap di 0dBFS.

Peak
Sering kali kamu keasyikan mixing. Tanpa disadari master fader pun peak (merah). Banyak mixing engineer berpikir secara praktis dengan menurunkan level master fader atau menaruh limiter untuk menghindari peak. Ini adalah cara yang kurang tepat. Posisi master fader harus selalu berada di angka NOL (0). Saat terjadi peak, yang perlu diturunkan adalah level individu track, bukan level master fader. Jangan sampai terjadi peak di individu track. Pengen sound yang kencang saat mixing? Naikkan level monitoring kamu..

Sample Rate & Bit Resolution
Usahakan untuk menggunakan sample rate yang sama mulai dari proses recording, mixing hingga mastering. Beritahukan kepada mastering engineer sample rate yang kamu gunakan. Apabila final destination kamu adalah CD Audio, maka saat recording cukup menggunakan sample rate 44.1 kHz dan 24 bit. Untuk Video sebaiknya menggunakan sample rate 48 kHz dan 24 bit.

Less is more – Simpler is Better
kamu dapat menggunakan EQ, Compressor, Gate, Reverb, Delay, dll untuk mixing. Gunakan dan kuasai alat-alat ini secara baik dan benar. File lagu dengan kualitas yang terbaik adalah file lagu yang masih murni dari hasil rekaman tanpa harus melewati banyak proses. Usahakan untuk mendapatkan hasil rekaman yang baik. Hindari prinsip “WE CAN FIX IT DURING MIXING/MASTERING”. Saat mixing, usahakan untuk membuat sound yang natural, jangan sampai terlalu boomy atau terlalu tajam. Good Mixing = Good Mastering.

Normalize
Don’t Ever Do This – Not Even Think About It!!

Mastering adalah proses final dan sensitif. Percayakan proses mastering kamu kepada Professional Mastering Engineer yang spesialisasi dibidang ini. Saat memutuskan untuk menjadi seorang Sound Engineer, fokuskan diri kamu ke satu bidang dimana kamu benar-benar menjadi seorang pakar dibidang tersebut. Profesi yang saling merangkap akan membuat hasil kerja kamu menjadi kurang maksimal karena konsenstrasi dan fokus yang terpecah-belah serta dikejar-kejar waktu.

Sumber : solusimusik.com

Minggu, 04 Juli 2010

MEMBUAT BAND INDIE YANG CEPAT SUKSES!

Keberuntungan tidak akan pernah datang tanpa ada usaha". Well, mungkin jargon itu yang harus di camkan oleh band-band indie saat ini, mengingat begitu banyak band indie lahir, dan sadar - tidak sadar lahir juga kompetisi. Lalu kenapa "keberuntungan?", yup, mungkin akan terdengar sepele, tapi itulah yang terjadi di blantika musik saat ini. Banyaknya band bagus yang lahir dengan beragam aliran yang ditawarkan, tapi disisi lain banyak juga band bagus yang tidak beruntung. "Bagus" disini mungkin relatif, tapi untuk jaman sekarang yang kaya akan referensi, dan fasilitas yang mempermudah untuk mengaksesnya, membuat telinga banyak orang semakin kritis. tentunya hal itu akan sangat disayangkan. Dimana sebuah karya bagus dan seharusnya didengar banyak orang, menjadi hal yang berlalu dan biasa-biasa saja. Lalu, bagaimana cara mengundang keberuntungan dan kesuksesan bagi band kita? Apalagi sih yang harus kita review ketika membuat sebuah band? Here's the tips for you!





1. VISI DAN MISI…
Memang ini klise, tapi ini dasar. Banyak band yang bubar gara-gara visi dan misi-nya nggak jelas. Mengingat hal tersebut, band kamu harus menciptakan suasana yang komunikatif antar personel. Tau karakter, kemauan, impian dan cita-cita antar personel. Buatlah suasana band kamu tetep fun, walaupun terkadang banyak perbedaan pandangan, tapi justru itu yang membuat band kamu semakin solid dan tau arahnya kemana.


2. NAMA BAND…
Ini penting. Jangan terlalu percaya jargon "apalah arti sebuah nama". Bohong banget kalau seseorang memberi nama untuk anaknya tanpa berpikir terlebih dahulu. Pasti orang tua ingin nama yang terbaik untuk anaknya. Begitu juga dengan band yang akan kamu namai, pikirkan nama band yang sekiranya bisa mewakili karakter dan terbaik untuk band kamu. Kalau masih bingung, buatlah list beberapa nama band, lalu buatlah survey. It's gonna be fun dude!


3. WARNA MUSIK…
Tentukan warna musik band kamu. Cobalah nge-jam di studio, keluarkan uneg-uneg bermusik kamu sebebasnya. Tuangkan berbagai keunikan-keunikan yang ada di setiap personel. Untuk band baru, ada baiknya kamu lebih kreatif dan inovatif. Cobalah mencari alternatif lain dari "musik band-band umum" yang sedang banyak di push banyak media. Tapi bukan berarti kamu melakukan itu karena terpaksa, tapi sesuai dengan karakter masing-masing personel. Kalau membuat band pop, jadilah band pop dengan warna baru, begitu juga dengan genre yang lainnya. Jangan sampai jargon "meramaikan blantika musik Indonesia" berubah jadi "menyeragamkan blantika musik indonesia". Be creative!


4. PENAMPILAN / PERFORMANCE…
Secara musik, bisa bikin lagu sebagusnya. Tapi enggak asyik juga kalau secara visual tampil plain. Bakal bikin boring. Kemudian dia menuturkan pengalamannya nonton konser The Cure, sebagai ilustrasi pendapatnya soal pentingnya tampilan visual sebuah band. Cuma (bisa tahan nonton) sepuluh lagu, setelah itu boring banget. Hanya karena suka sama lagu-lagunya, sebagian penonton bisa bertahan hingga konser berakhir. Nah, hal-hal yang mengundang kebosanan seperti itulah yang mestinya dihindari. Makanya, sering muncul banyak ornamen unik di atas panggung. Dan aksi panggung sudah bisa dipastikan gila-gilaan. Semua itu untuk membuat orang enggak beranjak pergi sampai konser selesai. Kalau yang enggak suka musiknya, bisa menikmati (aksi) panggungnya.


5. BERKARAKTER…
Visualisasi sebuah band, bukan hanya di panggung. Bisa juga muncul lewat video klip. Bahkan lewat pakaian sehari-hari. Kadang para artis itu sendiri tidak terlalu memikirkan bagaimana caranya membangun image karena pencitraan itu terbangun dengan sendirinya. Biasanya, apa yang mereka pakai memang beda, apa yang mereka baca bukan apa yang dibaca orang kebanyakan. Apa yang mereka lakukan, terkadang terbentuk jadi eksentrik.


Setelah lagu, yang penting untuk band adalah attitude!… Attitude merupakan sebuah paket dari gaya dandan sampai sikap mereka sehari-hari. Tapi itu bukanlah sesuatu yang dibentuk, melainkan muncul dari diri mereka sendiri. Masalah visual ini juga bisa menarik sebuah recom untuk mengontrak sebuah band. Alasan pertama untuk mengontrak band, sudah pasti materi lagu. Tapi tentunya banyak hal lain yang perlu dipikirkan. Sedangkan image itu lebih kepada kepentingan untuk fans. Karena tentunya penggemar harus punya bayangan yang sempurna tentang artis idolanya.

6. MEMBUAT DEMO…
Demo pertama kamu haruslah mantap! karena lagu kamu akan jadi "first impression" bagi orang-orang dan banyak pihak terutama media. Matangkan lagu kamu dengan latihan dan briefing yang rutin. Sebelum membuat demo track, buatlah dulu demo 'live'. Demo live biasanya merekam lagu kita selagi latihan. Setelah itu, dengarkan bersama-sama dan cari kekurangannya. Dengan begitu, kamu bisa lebih mematangkan aransemen lagu menjadi lebih mantap. Setelah siap untuk membuat demo track di studio, carilah studio yang punya SDM yang bagus untuk perihal recording, mixing sampai mastering.


7. MANAGE YOUR BAND…
Kalau kamu mulai tidak nyaman dengan mengerjakan perihal managerial sendiri, mulailah mencari manager. Well, singkatnya, tugas utama seorang manager adalah mengurus segala kebutuhan band akan panggung, mengkondisikan keuangan band biar efektif dan stabil, dan yang penting adalah sebagai pihak yang bisa menangani masalah-masalah internal di band. Band yang baik adalah band yang ter-manage dengan baik pula. Carilah manager dari orang-orang terdekat, diutamakan yang tau karakter personel, punya link dan pergaulan yang luas, wawasan musik yang cukup dan yang terpenting adalah orang yang jujur. Itu akan sangat membantu.


8. PROMOSI, LINK & MOVEMENT! …
Mungkin tidak banyak musisi yang tahu tentang proses promosi ini. Tapi secara enggak sadar mereka sudah melakukannya. Contoh paling sederhana adalah pembuatan stiker atau t-shirt bertuliskan nama band mereka. Materi-materi promosi tersebut merupakan salah satu cara membuat nama band mereka dikenal orang. Paling tidak, orang diharapkan pernah membaca nama kita. Bayangkan kita pakai kaos itu, lalu jalan di mal. Weh… berapa ratus orang yang lihat setiap harinya? Di tingkat yang lebih advance, kita mengenal poster, iklan, sampai video klip.


Dan tentunya, semua itu harus dijalankan oleh manajemen yang bagus. Mendengar manajemen, mungkin yang terbayang adalah orang-orang yang serius dan berpikir untuk bisnis. Tapi manajemen band punya sebuah keunikan. Yang dibutuhkan bukan cuma orang yang mengerti bagaimana jalannya industri musik, tapi juga mengenal band ini luar dalam. Sehingga benar-benar bisa membuat inner beauty dari para artis ini keluar. Bisa mengatasi konflik yang terjadi dalam band. Atau menjadikan konflik itu sebagai sesuatu yang berguna untuk promosi mereka. Berita perpecahan sebuah band jangan dikira selalu berdampak merugikan. Gosip macam itu malah bisa menaikkan popularitas sebuah band. Karena dituduh pecah, maka orang ramai-ramai membicarakan dan membeli "album terakhir" itu. Menguntungkan, bukan? Kita sedang membentuk band? Atau sudah punya band? Pada tahap awal, masih wajar kok kalau belum punya semua itu. Tapi paling tidak kita sudah mulai bisa mempersiapkannya. Apalagi kalau band kita umurnya sudah setahun. Pada usia segitu, biasanya karakter band sudah mulai muncul. Karena recom lebih tertarik pada band yang kelihatan punya karakter dan ciri, maka bagi band-band berusia setahun sudah bisa pamer ke sana. Karakter dan ciri memang kemasan yang paling menarik saat ini.

Buatlah demo band kamu berguna dan di dengarkan. Untuk movement awal kamu bisa membuat account di myspace.com, purevolume.com, friendster dan fasilitas gratis lainnya di internet. Dan untuk media radio, kemaslah demo kamu semenarik mungkin. Jangan sampai demo kamu tampilannya sama dengan cd-cd kosong yang ada di kantor, karena niscaya demo kamu akan terbuang! Buatlah media merasa dihargai dengan membuat kemasan demo dan profile band yang menarik. Kamu bisa mengemasnya dengan CD interaktif, casing yang menarik (tidak layak buang), profile yang menggugah beserta foto band dengan kualitas bagus sesuai dan image.

Disisi lain, jangan ragu untuk lebih dekat lagi dengan orang-orang media, seperti sesekali mendatangi music director (MD) radio-radio yang sekiranya kompeten untuk mengomentari musik kamu, jurnalis media cetak dll. Jangan sungkan juga untuk bergabung dengan berbagai komunitas, karena disitu gudang-nya acara-acara musik. Aktif di milis-milis musik dll. Dengan begitu, kamu akan lebih banyak link untuk melakukan promosi ke berbagai pihak. Setelah menjalankan semua itu, apakah keberuntungan akan menghampiri band kamu? Well, banyak-banyaklah beramal dan berdoa! Semoga beruntung! Cheers! Selamat Mencoba!

TIPS MEMBUAT DEMO MUSIK

Anda ingin mebuat demo musik?
Sebaiknya, perhatiin dulu hal-hal di bawah ini :

1. Kemasan Demo
Usahakan demo di bungkus dengan kemasan yang bagus dengan design cover, photo artis/ band dengan kemasan yg sudah seperti layaknya CD yang dijual di pasaran. Jangan lupa bio data dari artis dan juga credit title dari pihak yg terlibat dalam pembuatan demo tsb.

2. Photo figur dari artis atau band setidaknya mesti sudah di rancang atau dipilih dengan profesional.Artinya ada kecocokan antara Citra dari photo dengan jenis musik yg dibawakan... Bayangkan jika musiknya Rock dan photo artisnya menggunakan sarung dan peci.. Atau Musiknya Pop tapi photo artisnya menggunakan jacket kulit dengan paku2 dan sepatu boots ala Marilyn Manson.

3. Jumlah lagu dalam 1 demo
Kirimkan paling tidak ada 3 atau 4 lagu yang terbaik & diperkirakan dapat menarik perhatian ( Ini bukan berarti mencontek lagu, jenis musik ataui aransemen lagu lain). Jika memang mungkin setidaknya ada keragaman beat dari lagu lagu di dalam demo..Hal ini diperlukan agar pihak label bisa mendapat gambaran yang lengkap.

4. Aransemen musik
Karena Industri akan melibatkan konsumen/ masyarakat yg umunya awam, maka coba pilih lagu2 dengan notasi dan aransemen yang tidak terlalu rumit walaupun tetap mempunyai idealisme dan mewakili warna dan style atau gaya bermusik yang orisinal dari pemusik itu sendiri. Harus diingat bahwa label bukan MUSISI atau SENIMAN! Mereka pekerja Industri yg dasarnya adalah trading.
tips:
Intro lagu jangan terlalu panjang atau melebihi dari 10-15 detik. Serta pilih tema tema yang kiranya dapat menarik dan mudah dicerna ... Hal ini untuk mencegah timbulnya kebosanan dari label pada saat demo diputar. Coba bayangkan label harus mendengar dan memilih dari paling tidak20 demo deng isi 4 lagu yang artinya mereka harus mendengar dan memilih 80 lagusetiap
hari nya..' Jadi jangan terlalu menyalahkan mereka apabila musik yang ada di pasar saat ini 'seragam'.

5. Kwalitas Audio
Ini faktor yg juga menentukan. Lagu dan aransemen musik yang bagus akan terdengar tidak menarik apabila tidak disertai dgn kwalitas audio yang baik. Frekwensi, Balancing antar instrumen juga antara musik dengan vokal semua harus terdengar jelas.


6. Contact Person
Jangan pernah lupa untuk menyertakan nomer kontak yang siap dihubungi kapan saja. Akan lebih baik jika ada beberapa nomer kontak. Karena bagaimanapin bagus nya satu demo jika tidak ada yang bisa dihubungi maka semua jadi percuma.